Fb 2Twitter 2Google 2Insta 2

Raup Untung dari Bisnis Kuliner Korea

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)

KoreaKuliner Korea identik dengan tiga hal, mahal, tidak halal, dan rasanya aneh. Itulah yang disadari Albert Sentosa, lulusan strata dua program marketing di salah satu perguruan tinggi ternama di Australia. Alhasil, sepulangnya dari menimba ilmu di negeri Kanguru, tepatnya pada 2010 lalu, dia mendirikan restoran Korea bernama SamWon.

“Kuliner Korea itu identik dengan mahal, tidak halal, terus rasanya aneh. Ini kita mau pangkas satu per satu,” kata Albert yang mengaku pencinta kuliner Korea dan Jepang ini.

Karena mayoritas pasar Indonesia tidak mengkonsumsi babi, Albert mengatakan, SamWon berkomitmen menjual kuliner Korea tanpa bahan tersebut. Agar rasanya juga tidak aneh, Albert telah mengkombinasi bumbu-bumbu yang memang ia impor langsung dari Korea, agar sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Awal mula usaha ini dirintis, Albert merogoh kocek tak kurang dari Rp 1,5 miliar.

Sempat Bangkrut Berbisnis Garmen, Ibu dan Anak Sukses Produksi Baju Binatang Peliharaan

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)

Pets 1Bukan sekadar teman bermain, banyak orang menganggap binatang peliharaan sebagai bagian dari keluarga inti. Tak heran, sang pemilik berupaya membuat hewan kesayangannya selalu sehat, bersih, dan terlihat lucu.

Selain memberi makanan khusus dan rajin dibawa ke salon, para pemilik juga senang mendandani anjing dan kucing piaraan bak layaknya manusia. Mereka menyematkan berbagai aksesori fesyen, mulai dari kalung, pita, topi, hingga baju-baju bergaya masa kini.

Fenomena ini ternyata dilirik sebagai peluang bisnis oleh beberapa orang. Berbekal kreativitas dan jeli melihat peluang, para pelaku usaha menawarkan aneka model baju nan trendi a.l. kaos, kemeja, rok tutu, setelan jas dan baju pesta. Tak heran, para pecinta tak jemu merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli produk tersebut agar hewan kesayangan terlihat lucu nan menggemaskan.

Augustine Sally Saputra merupakan salah satu pelaku usaha yang sukses memproduksi baju-baju trendi untuk hewan peliharaan. Bersama sang bunda, Fransiska Sri Harijati, dia merintis bisnis yang diberi nama ButikDoggy sejak 2008 silam.